Postingan

Menampilkan postingan dengan label Anak Muda

Ayukk Latihan Gamelan, Tari dan acting

Gambar
📄 Draft Polos (anti-null) Judul: Pendaftaran Tari, Karawitan, dan Latihan Acting – Omah Bangsan Isi: Kalau bukan kita, siapa lagi yang mau berlatih budaya? Omah Bangsan kembali membuka ruang belajar bersama dalam tiga bidang seni utama: Tari Tradisional – menari bukan sekadar gerak tubuh, tapi napas jiwa yang merawat akar leluhur. Karawitan – gamelan berbunyi bukan sekadar nada, tapi doa dan harmoni yang mengikat rasa kebangsaan. Latihan Acting (Teater) – bermain peran bukan sekadar di panggung, tapi juga belajar memahami hidup dan manusia. Omah Bangsan percaya, budaya hanya akan terus hidup bila ada yang merawatnya. Dan yang bisa merawatnya—ya kita sendiri, generasi bangsa ini. Daftar sekarang melalui tautan berikut: https://forms.gle/3UigL9p2xhd76ZDC9 Mari hadir, mari belajar, mari bersama. Karena seni bukan milik segelintir orang, tapi milik semua yang mau menjaga cahaya budaya untuk semesta.

Panggung alam spontan

Gambar
  Kata Pengantar Nama Mbah Jantit adalah suluh pertama yang menyalakan cahaya “Omah Bangsan.” Beliaulah — budayawan sepuh dari Solo — yang pertama kali menyebut nama itu, tepat di Hari Bumi, dalam sebuah panggung yang tak biasa: panggung spontan di tengah alam. Saya, Sutarmini, menyaksikan sendiri kekuatan jiwa beliau. Bukan hanya sebagai aktivis seni, tapi sebagai ruh dari gerakan kebudayaan yang bersahaja namun dalam. Buku ini adalah persembahan untuk mengenang dan meneruskan api yang telah beliau sulut. Omah Bangsan juga bergerak. Bersama tim budayawan pilihan, kami hadir untuk sekolah, kampung, komunitas — menghadirkan gamelan, tembang, gerak, dan rasa. Kami tak hanya tampil. Kami menyalakan kembali api yang pernah dijaga leluhur. Karena budaya bukan tontonan. Ia adalah napas, nilai, dan penyambung kehidupan. Di balik gerak Omah Bangsan, berdiri para jiwa yang menghidupkan budaya dengan cara yang tak biasa. Salah satunya: Mbah Jantit — atau yang dikenal sebagai Om Top. Bersama ...