Aku Pernah Jadi Koruptor

 Saya tidak menulis ini untuk membela diri.

Saya menulis agar bangsa ini berani bercermin.
Sebab korupsi tidak selalu dimulai dari miliaran rupiah.
Kadang ia lahir dari pembiaran kecil yang dianggap wajar.

baca selengkapanya :



untuk gerakan lilin nusantara ini kami membutuhkan dukungan anda 
bukan jumlah yang menjadi semangat kami niat tulus sahabat omah bangsan.

scan qris ada di halaman akhir e book ini 

Simak juga kesaksian dan karya kami yang lain
1. Aku Perawan Persembahan,  https://sutarminiomahbangsan.blogspot.com/2025/08/aku-perawan-persembahan.html?m=1

2. Selamat Pagi Luka, https://sutarminiomahbangsan.blogspot.com/2025/08/luka-menjadi-asa.html?m=1

3. Monolog Luka Menjadi Asa— https://sutarminiomahbangsan.blogspot.com/2025/08/luka-menjadi-asa.html?m=1

4. Merajud  masa depan lewat teknologi dan budaya 

https://drive.google.com/file/d/1dfx64h58PV4tFVCYwyv77NT6lrOUUxY2/view?usp=sharing

Dll.
semua kusatukan sebagai prasasti bahwa bangsa ini masih punya harapan.

Jika aku berani mengaku “aku pernah jadi koruptor”,
itu bukan untuk menambah aib, tetapi untuk membuka jalan pulang ke nurani.
Semoga catatan ini menjadi doa,
agar generasi yang datang tidak lagi mewarisi kebiasaan busuk,
melainkan keberanian untuk jujur.

Jogja, 2025
Sutarmini


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Perawan Persembahan

Panggung alam spontan

Kala Cahaya Mengetuk